Membaca karya sastra , Pertanggung jawaban karya sastra Ki Wijanarko (
Street Performance ) dihadapan publik kota Yogyakarta dan seluruh
penduduk NKRI di Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta, Garis Imajiner
Yogyakarta
Senin, 29 September 2014, Jam : 17.00 WIB — with Ki Wijanarko.
Minggu, 12 Oktober 2014
MATA
MATA
Terpejam tetapi tidak hanya sekedar memejamkan mata
Cahaya dan sinar kebenaran tetaplah akan terus menengok dan mengunjungiku
Berbaris di sisi kanan kiriku atau didepan dan dibelakangku, bahkan sang kebenaran yang masih melayang terbang ingin menghampiriku
Kesetiaan kepada konsekuensi aku cintai
Dengan tulus dan ikhlas
Kubingkai niat ini dengan pigura harapan dan prasangka yang indah
Seindah cahaya kemilauMU
Aku tidak mau dengan kejinya sang kegelapan
Bahkan hanya menyebutpun aku tidak sudi
Karena bukankah aku dulu berasal dari rumah yang bercahaya ?
Dan bukankah aku menyatu dengan cahaya yang menentramkan ini ?
Bukan karena apa
Mungkin karena keterbatasan waktu
Sang pedang yang yang harus aku kelola dengan baik
Karena jika tidak, maka sang waktu akan mengambilnya
Sehingga menyesal dibelakang sudah tidak ada gunanya lagi
Nuraniku, qolbuku, mataku yang terindah, tetaplah dirimu terjaga
Tidak segan aku membasuh nuraniku melalui tarekat, jalan kemuliaan
Walau kadang sesama tidaklah suka
Tidak apa - apa, karena kunci jalan sutera sudah aku pegang teguh
Biarlah itu menjadi butiran - butiran embun pagi yang menari diatas daun menghibur hatiku
Suro diro joyoningrat lebur dening pangastuti
by : wijanarko
Terpejam tetapi tidak hanya sekedar memejamkan mata
Cahaya dan sinar kebenaran tetaplah akan terus menengok dan mengunjungiku
Berbaris di sisi kanan kiriku atau didepan dan dibelakangku, bahkan sang kebenaran yang masih melayang terbang ingin menghampiriku
Kesetiaan kepada konsekuensi aku cintai
Dengan tulus dan ikhlas
Kubingkai niat ini dengan pigura harapan dan prasangka yang indah
Seindah cahaya kemilauMU
Aku tidak mau dengan kejinya sang kegelapan
Bahkan hanya menyebutpun aku tidak sudi
Karena bukankah aku dulu berasal dari rumah yang bercahaya ?
Dan bukankah aku menyatu dengan cahaya yang menentramkan ini ?
Bukan karena apa
Mungkin karena keterbatasan waktu
Sang pedang yang yang harus aku kelola dengan baik
Karena jika tidak, maka sang waktu akan mengambilnya
Sehingga menyesal dibelakang sudah tidak ada gunanya lagi
Nuraniku, qolbuku, mataku yang terindah, tetaplah dirimu terjaga
Tidak segan aku membasuh nuraniku melalui tarekat, jalan kemuliaan
Walau kadang sesama tidaklah suka
Tidak apa - apa, karena kunci jalan sutera sudah aku pegang teguh
Biarlah itu menjadi butiran - butiran embun pagi yang menari diatas daun menghibur hatiku
Suro diro joyoningrat lebur dening pangastuti
by : wijanarko
Pantun
Makan agar-agar rasanya manis dan kenyal,
Jualan sayur lodeh agar bisa jaya dan kaya;
Daripada duduk melamun dan mengkhayal
Yuk kita bekerja dan tetap terus berkarya.
Jualan sayur lodeh agar bisa jaya dan kaya;
Daripada duduk melamun dan mengkhayal
Yuk kita bekerja dan tetap terus berkarya.
Pantun
Hari minggu rekreasi kepantai Krakal,
Cucak rowo bulunya tinggal empat;
Bekerja keras untuk menabung bekal
Sukses dunia, akherat akhirnya didapat.
by : wijanarko
Cucak rowo bulunya tinggal empat;
Bekerja keras untuk menabung bekal
Sukses dunia, akherat akhirnya didapat.
by : wijanarko
Pantun
Petruk kini bergaya menjadi sutradara,
Semar menangis kejepit kakinya dipintunya;
Ngapain berkelahi sesama saudara
Minum kopi bersama lebih indah tentunya.
Semar menangis kejepit kakinya dipintunya;
Ngapain berkelahi sesama saudara
Minum kopi bersama lebih indah tentunya.
Pantun
Nanam jagung di lahan,
Aku rakyat bukan tuan;
Jalan ditempat bukan pilihan
Lari kencang menjadi tujuan.
Aku rakyat bukan tuan;
Jalan ditempat bukan pilihan
Lari kencang menjadi tujuan.
Pantun
Aku pekerjja bukan jual tampang,
Walau sulit mari tetap bertahan;
Ngomong teori memang gampang
Bekerja menghasilkan adalah pilihan.
Walau sulit mari tetap bertahan;
Ngomong teori memang gampang
Bekerja menghasilkan adalah pilihan.
Parikan
Katak tidak makan tubuhnya kurus,
Daun jambu dipetik karena sudah tua;
Jangan menduda dan menjanda terus
Waktu berjalan membuat kita semakin tua
Daun jambu dipetik karena sudah tua;
Jangan menduda dan menjanda terus
Waktu berjalan membuat kita semakin tua
CITA
Berpacu dengan waktu yang meloncat dengan cepat
Sedih menyesal bukanlah baju yang layak pakai
Ikhlas, tulus melangkah menerjang papan keraguan
Berani memutuskan secepat kilat menjadi tumpuan
Terimakasih ku ucapkan kepada saudaraku
Sang ketegaran yang perkasa tiada lelah merangkulku
Yang memperkenalkan makna dari ilmu yang awalnya terhijab
Tabrak terus kelemahan diri
Memeluk hangatnya kerendahan hati dan kesabaran
Bulan bersinar tidak lelah menerangi sang musafir
Matahari bercahaya menyapa dedauan
Padi menguning tanda ada yang memberi warna
Aku tidak sendiri dialam yang fana ini
Berteman dengan sang malaikat yang menyatu dalam setiap langkahku
Yang menggerakkan Alam, dengan kasihsayangNYA selalu menyapa
Dengan cahayaNYA yang tiada henti membelai nuraniku
Citaku kan tergapai
Karena citaku juga ada dalam doa dalam setiap ucapanNYA
Bangsa ini harus yakin tetap menjadi bangsa yang besar
Karena bangsa ini telah teruji kecintaannya kepadaNYA.
Berpacu dengan waktu yang meloncat dengan cepat
Sedih menyesal bukanlah baju yang layak pakai
Ikhlas, tulus melangkah menerjang papan keraguan
Berani memutuskan secepat kilat menjadi tumpuan
Terimakasih ku ucapkan kepada saudaraku
Sang ketegaran yang perkasa tiada lelah merangkulku
Yang memperkenalkan makna dari ilmu yang awalnya terhijab
Tabrak terus kelemahan diri
Memeluk hangatnya kerendahan hati dan kesabaran
Bulan bersinar tidak lelah menerangi sang musafir
Matahari bercahaya menyapa dedauan
Padi menguning tanda ada yang memberi warna
Aku tidak sendiri dialam yang fana ini
Berteman dengan sang malaikat yang menyatu dalam setiap langkahku
Yang menggerakkan Alam, dengan kasihsayangNYA selalu menyapa
Dengan cahayaNYA yang tiada henti membelai nuraniku
Citaku kan tergapai
Karena citaku juga ada dalam doa dalam setiap ucapanNYA
Bangsa ini harus yakin tetap menjadi bangsa yang besar
Karena bangsa ini telah teruji kecintaannya kepadaNYA.
Parikan
Tempe jadi andalan pesta pora,
Bikin tahu mudah dan murah biaya;
Yuk bekerja membangun Negara
Karena adat kita suka berkarya
Bikin tahu mudah dan murah biaya;
Yuk bekerja membangun Negara
Karena adat kita suka berkarya
YANG TERMULIA
YANG TERMULIA
Peluk kasihsayangMU tidaklah mengenal waktu
Keagungan yang tidak akan berhenti dan tidak ada yang bisa menghentikan
Tidak ada satupun makhluk dan apapun yang bisa menyaingi dan menyamai kepedulianMU
Guru dari segala guru yang paling sempurna aku menyebutMU
Anak kecil yang lemah itupun Engkau sentuh kalbunya
Engkau ajari apa arti hidup dan kehidupan
Meski usia dini sedang diembannya
Tetapi Engkau Yang Maha Tahu serta memegang hatinya
Benih pencerahanpun tumbuh subur dihati sang anak itu
Derai air mata tanpa sadar meneOh, ternyata semua itu adalah pembelajaran
KasihsayangNYA yang tidak mengenal usia dan waktu
DIA ternyata ingin menunjukkan perhatianNYA
Sebagaimana perhatian yang diberikan kepada para sahabat
Lengkap sudah pengalaman dan perjalanan hidup sianak
Alam kandungan bundanya telah menempanya
Kehidupan nyata telah pula membentuknya
Tidak ada alasan untuk mengedepankan cinta selain cintaku kepadaNYA.
by wijanarkotes membasahi bumi
Menanyakan apa arti eksistensi dan kelanjutan kehidupan ini
Jika para philosopher berfikir tentang apa arti hidup dalam usia mapannya
Tetapi sang anak itu telah mengolah cipta, karsa dan rasanya ketika usia dan waktu belumlah cukup bagi dirinya
Peluk kasihsayangMU tidaklah mengenal waktu
Keagungan yang tidak akan berhenti dan tidak ada yang bisa menghentikan
Tidak ada satupun makhluk dan apapun yang bisa menyaingi dan menyamai kepedulianMU
Guru dari segala guru yang paling sempurna aku menyebutMU
Anak kecil yang lemah itupun Engkau sentuh kalbunya
Engkau ajari apa arti hidup dan kehidupan
Meski usia dini sedang diembannya
Tetapi Engkau Yang Maha Tahu serta memegang hatinya
Benih pencerahanpun tumbuh subur dihati sang anak itu
Derai air mata tanpa sadar meneOh, ternyata semua itu adalah pembelajaran
KasihsayangNYA yang tidak mengenal usia dan waktu
DIA ternyata ingin menunjukkan perhatianNYA
Sebagaimana perhatian yang diberikan kepada para sahabat
Lengkap sudah pengalaman dan perjalanan hidup sianak
Alam kandungan bundanya telah menempanya
Kehidupan nyata telah pula membentuknya
Tidak ada alasan untuk mengedepankan cinta selain cintaku kepadaNYA.
by wijanarkotes membasahi bumi
Menanyakan apa arti eksistensi dan kelanjutan kehidupan ini
Jika para philosopher berfikir tentang apa arti hidup dalam usia mapannya
Tetapi sang anak itu telah mengolah cipta, karsa dan rasanya ketika usia dan waktu belumlah cukup bagi dirinya
Parikan
Becak Jogja memang sangat khas,
Naik andong bersama papa dan mama;
Bekerja dengan tulus dan ikhlas
Masyarakat maju harapan kita bersama
Naik andong bersama papa dan mama;
Bekerja dengan tulus dan ikhlas
Masyarakat maju harapan kita bersama
WARNA
WARNA
Lebat daun pohon nangka gudang ilmu disana
Hijau selalu menyertai dedaunan yang indah berfaedah
Tapi kadang kuning, orange menjadi sebuah fariasi yang tidak terduga
Nalar ditakdirkan menempel dalam sanubari
Kearifan yang tulus seharusnya mampu memahaminya
Jika belum, belajar sarana menggali ilmu yang belum terpegang
Jangan putus asa karena manusia insan yang tercipta luar biasa
Mengemis kepadaNYA serta mengais melalui jalan menangis
Berdoa sebagai jalan indah yang terus didengungkan seperti berputarnya sang roda
Karena keteguhan dan keikhlasan sehingga hiduppun disadari sebagai sebuah drama kehidupan yang berwarna warni
Yang masing - masing keindahan membawa pembelajarannya sendiri - sendiri
Lebat daun pohon nangka gudang ilmu disana
Hijau selalu menyertai dedaunan yang indah berfaedah
Tapi kadang kuning, orange menjadi sebuah fariasi yang tidak terduga
Nalar ditakdirkan menempel dalam sanubari
Kearifan yang tulus seharusnya mampu memahaminya
Jika belum, belajar sarana menggali ilmu yang belum terpegang
Jangan putus asa karena manusia insan yang tercipta luar biasa
Mengemis kepadaNYA serta mengais melalui jalan menangis
Berdoa sebagai jalan indah yang terus didengungkan seperti berputarnya sang roda
Karena keteguhan dan keikhlasan sehingga hiduppun disadari sebagai sebuah drama kehidupan yang berwarna warni
Yang masing - masing keindahan membawa pembelajarannya sendiri - sendiri
Parikan
Handphone tuntutan masa kini,
Berusaha penuhi sandang,papan;
Banyak sekali kerjaan hari ini
Selesai semua sesuai harapan
Berusaha penuhi sandang,papan;
Banyak sekali kerjaan hari ini
Selesai semua sesuai harapan
KELAPA
KELAPA
Pecah sudah putus asa
Hancurkan kepenatan yang menggoda
Jalan panjang bukan kendala
Ribuan bahkan jutaan kilometer kulalui
Mengarungi seribu samudera
Berselimut badai yang tidak bersahabat
Hujan rintik, hujan besar bukan kendala
Ombak besar tidak bisa menghentikanku
Bahkan persahabatan kuhaturkan kepada sang badai
Terus melangkah mencari pijakan
Bukan hanya untuk egoisme diri
Menghijaukan bibir pantai setidaknya ingin aku gapai
Hingga pada saatnya nanti sang manusia menemukanku
Aku memang buah dari sebuah perjuangan panjang
Dan aku memang buah lambang perjuangan
Karena itu tidak ada kata mati dalam benakku
Kecuali jika Yang Perkasa menghendakinya
Karena benih - benih perjuangan akan lahir
Pada setiap pojok bumi yang terhambar penuh pesona
Sehingga sang mentaripun akan tersenyum pasti
Karena merasa bangga, tidak mubadzir menyinari dunia
Memuji kepada tuhannya, dengan jalannya masing - masing
Yang telah ditetapkanNYA.
Amin
by : wijanarko
3 Oktober 2014.
Pecah sudah putus asa
Hancurkan kepenatan yang menggoda
Jalan panjang bukan kendala
Ribuan bahkan jutaan kilometer kulalui
Mengarungi seribu samudera
Berselimut badai yang tidak bersahabat
Hujan rintik, hujan besar bukan kendala
Ombak besar tidak bisa menghentikanku
Bahkan persahabatan kuhaturkan kepada sang badai
Terus melangkah mencari pijakan
Bukan hanya untuk egoisme diri
Menghijaukan bibir pantai setidaknya ingin aku gapai
Hingga pada saatnya nanti sang manusia menemukanku
Aku memang buah dari sebuah perjuangan panjang
Dan aku memang buah lambang perjuangan
Karena itu tidak ada kata mati dalam benakku
Kecuali jika Yang Perkasa menghendakinya
Karena benih - benih perjuangan akan lahir
Pada setiap pojok bumi yang terhambar penuh pesona
Sehingga sang mentaripun akan tersenyum pasti
Karena merasa bangga, tidak mubadzir menyinari dunia
Memuji kepada tuhannya, dengan jalannya masing - masing
Yang telah ditetapkanNYA.
Amin
by : wijanarko
3 Oktober 2014.
"SABIT"
"SABIT"
Orang yang selalu sabar ketika diuji oleh Tuhan Yang Maha Kuasa semoga mendapat karunia dariNYA berupa sebagai orang yang beriman dan bertaqwa
Orang yang selalu sabar ketika diuji oleh Tuhan Yang Maha Kuasa semoga mendapat karunia dariNYA berupa sebagai orang yang beriman dan bertaqwa
Parikan
Eling ojo nganti ketiban pyan,
Wedang jeruk enak rasane;
Ojo seneng nglarani atine liyan
Engko ndak gelo tembi mburine
Wedang jeruk enak rasane;
Ojo seneng nglarani atine liyan
Engko ndak gelo tembi mburine
TEGAR
TEGAR
Kabut dan gelapnya angkara murka selalu saja ada disana
Hujan lebat dan angin topan datang silih berganti
Gemulai godaan yang mendesah bertopeng keanggunan
Patah arang jejaknya tidak pernah kuharapkan
Mengendarai dan mengasuh energi rasa marah
Taat pada jati diri yang telah terukir di kalbu
Kebaikan dikedepankan
Yakin jalan keluar selalu terbuka
Telah menyatu dengan hati lurusnya jalan hidup
Bunda suci yang tulus ikhlas menurunkan keluhurannya
Pantang daku memalingkan diri dari semua ajarannya
Ketegaran yang melampaui teguhnya batu karang
Rela berkorban untuk anak cucu yang dicintainya
Manusia berasal dari tempat yang mulia
Menjaga jejak - jejak kemuliaan dengan ketulusan dan keikhlasan
Tetapi juga dengan keteguhan dan ketegarannya
Agar sejatinya manusia tetap tergenggam erat didalam sanubari.
by : ki wijanarko
Oktober 2014
Kabut dan gelapnya angkara murka selalu saja ada disana
Hujan lebat dan angin topan datang silih berganti
Gemulai godaan yang mendesah bertopeng keanggunan
Patah arang jejaknya tidak pernah kuharapkan
Mengendarai dan mengasuh energi rasa marah
Taat pada jati diri yang telah terukir di kalbu
Kebaikan dikedepankan
Yakin jalan keluar selalu terbuka
Telah menyatu dengan hati lurusnya jalan hidup
Bunda suci yang tulus ikhlas menurunkan keluhurannya
Pantang daku memalingkan diri dari semua ajarannya
Ketegaran yang melampaui teguhnya batu karang
Rela berkorban untuk anak cucu yang dicintainya
Manusia berasal dari tempat yang mulia
Menjaga jejak - jejak kemuliaan dengan ketulusan dan keikhlasan
Tetapi juga dengan keteguhan dan ketegarannya
Agar sejatinya manusia tetap tergenggam erat didalam sanubari.
by : ki wijanarko
Oktober 2014
Penggalian wijanarko
Penggalian wijanarko,
-----
Metode mengaktifkan kecerdasan intelektual, kecerdasan rohani, dan kecerdasan kepribadian
--> Pada saat kita mengerjakan apapun, khususnya saat kita menggunakan media sosial ini untuk bersilaturahim, maka jangan lupa untuk berdzikir atau mengingat nama - nama Tuhan Yang Maha Kuasa.
Awalnya memang agak sulit, tetapi dengan dibiasakan semoga bisa menjadi kebiasaan bagi kita semua.
Jangan terkejut jika Yang Maha Kuasa memberikan kedamaian di hati anda dan memberi rejeki yang tidak terduga-duga kepada para sahabat.
-----
Metode mengaktifkan kecerdasan intelektual, kecerdasan rohani, dan kecerdasan kepribadian
--> Pada saat kita mengerjakan apapun, khususnya saat kita menggunakan media sosial ini untuk bersilaturahim, maka jangan lupa untuk berdzikir atau mengingat nama - nama Tuhan Yang Maha Kuasa.
Awalnya memang agak sulit, tetapi dengan dibiasakan semoga bisa menjadi kebiasaan bagi kita semua.
Jangan terkejut jika Yang Maha Kuasa memberikan kedamaian di hati anda dan memberi rejeki yang tidak terduga-duga kepada para sahabat.
Parikan
Yuk gawe parikan
Gawe sambel rawit nganggo trasi,
Ojo nganti nekere kuwi dieleg;
Ojo gampang nesu jalaran emosi
Karana nalar iso dadi cupet lan gebleg.
Gawe sambel rawit nganggo trasi,
Ojo nganti nekere kuwi dieleg;
Ojo gampang nesu jalaran emosi
Karana nalar iso dadi cupet lan gebleg.
Parikan
Parikan Jawa
----
Awak direksa supaya tetep sehat,
Mangan jangan gori tambah meneh;
Dina minggu kanggo istirahat
Karana dina senin kudu kerja meneh
----
Awak direksa supaya tetep sehat,
Mangan jangan gori tambah meneh;
Dina minggu kanggo istirahat
Karana dina senin kudu kerja meneh
TERGAPAI
TERGAPAI
Penyambung hati nurani anugerah yang kusyukuri
Belaian dan sentuhan kasih sayang yang tidak pernah habis digapai
Tergapai satu, muncul beribu anugerah yang tidak ternilai
Guru dari segala guru sekaligus Sang Yang Maha Pengasih
Belajar memaknai langkah yang tanpa diduga menjadi loncatan
Atas ijinnya jika diri ini memintanya
Sungguh semua telah terbukti
Jalan pintu logika begitu mudah menyambutnya
Karena prasangka yang baik telah menjadi firmanNYA
Kumelangkah untuk menjemput...
Kudijemput karena kerinduanku untuk menjumpaiNYA
by : ki wijanarko
12 Oktober 2014
Belaian dan sentuhan kasih sayang yang tidak pernah habis digapai
Tergapai satu, muncul beribu anugerah yang tidak ternilai
Guru dari segala guru sekaligus Sang Yang Maha Pengasih
Belajar memaknai langkah yang tanpa diduga menjadi loncatan
Atas ijinnya jika diri ini memintanya
Sungguh semua telah terbukti
Jalan pintu logika begitu mudah menyambutnya
Karena prasangka yang baik telah menjadi firmanNYA
Kumelangkah untuk menjemput...
Kudijemput karena kerinduanku untuk menjumpaiNYA
by : ki wijanarko
12 Oktober 2014
Langganan:
Postingan (Atom)










