Sastra Gending
Minggu, 12 Oktober 2014
Pantun
Petruk kini bergaya menjadi sutradara,
Semar menangis kejepit kakinya dipintunya;
Ngapain berkelahi sesama saudara
Minum kopi bersama lebih indah tentunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar